Skip to content

Survey study, 2023

Are knowledge and anxiety related to PMS in high school girls?

Yes. Both showed clear relationships with PMS. Girls with better knowledge and lower anxiety had less severe PMS symptoms.

Early or limited evidence 179 tenth-grade girls at a high school in Tangerang, Indonesia

What they did

Cross-sectional survey of 179 tenth-grade girls using questionnaires measuring knowledge about PMS, anxiety level, and PMS symptoms.

What they found

Both knowledge and anxiety level showed clear relationships with PMS severity. Better knowledge was linked to less severe PMS, and lower anxiety was linked to less severe PMS.

What it means for you

Learning more about PMS and managing anxiety may help reduce PMS severity. The study was done in one school in Indonesia, so results may differ in other locations or countries.

179

Total girls studied

2

Factors linked to PMS severity

About the study

Original title
Hubungan Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Remaja Putri Di SMKN 9 Kota Tangerang
Authors
Agista Rahmayanti, AYG Wibisono, Ida Faridah
Journal
Jurnal Dunia Ilmu Kesehatan (JURDIKES)
Year
2023
Study design
Survey study
What was tested
None. Observational study examining knowledge and anxiety levels.
Open access
Yes
Original abstract

Remaja sebagai golongan wanita subur sering mengalami premenstrual syndrome. Di Indonesia angka prevalensinya mencapai 85%, sekitar 60-70% dari premenstrual syndrome, yaitu remaja. Sebanyak 20-40% wanita usia subur mengalami beberapa gejala sindrom pramenstruasi (PMS) yang cukup parah sangat mengganggu kehidupan mereka. Kurangnya pengetahuan, pengalaman, informasi tentang wanita muda premenstrual syndrome dapat memperburuk gejala yang menimbulkan rasa takut atau kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dan tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja putri di SMKN 9 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan sampel 179 siswi kelas X SMKN 9 Kota Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan terhadap kejadian premenstrual syndrome dimana nilai p = 0,003, dan menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome dimana nilai p = 0,000. Maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja putri di SMKN 9 Kota Tangerang. Bahwa semakin baik pengetahuan maka semakin rendah tingkat keparahan premenstrualnya, semakin rendah tingkat kecemasan semakin rendah tingkat keparahan premenstrualnya. Pihak sekolah diharapkan melakukan peinyuluhan deingan beikeirja sama pada pihak keiseihatan seipeirti puskeismas untuk meiningkatkan peingeitahuan reimaja putri dalam meingatasi keiceimasan preimeinstrual syndroimei.

Reproduced under CC-BY-SA.

Topics